Connect with us

News

Jangan Membatasi Truk, Aptrindo Mengusulkan Solusi Ini untuk Memperlancar Lalu Lintas saat Libur Panjang

Published

on

Jangan Membatasi Truk, Aptrindo Mengusulkan Solusi Ini untuk Memperlancar Lalu Lintas saat Libur Panjang

Pelaku Usaha Trucking di Indonesia Mencari Solusi untuk Meningkatkan Logistik Performance Indeks

Biaya Logistik yang Tinggi dan Pembatasan Operasional Trucking Menjadi Kendala

Pelaku usaha trucking yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengungkapkan, logistik performance indeks (LPI) Indonesia sulit membaik lantaran masih tingginya biaya sektor logistik dan terus melemahnya aktivitas usaha angkutan barang.

Regulasi Pemerintah yang Tidak Mendukung Kelancaran Logistik

Pemicu semua itu yakni; sejumlah regulasi pemerintah yang tidak berpihak pada keberlangsungan bisnis usaha angkutan barang dan logistik (trucking) dengan semakin seringnya dilakukan kebijakan pembatasan operasional trucking disaat hari-hari libur nasional.

Persepsi yang Keliru tentang Truk sebagai Penghambat Lalu Lintas

Aptrindo menilai, ada persepsi yang keliru dari Pemerintah melalui instansi terkait yang mengurusi soal kelancaran logistik dan barang yang menganggap Armada Truk mengakibatkan kemacetan lalu lintas, sehingga perlu disingkirkan saat momen hari-hari libur tersebut.

Persepsi yang tidak tepat lainnya yakni; Truk dianggap yang menjadi penghambat kendaraan pribadi dan seolah-olah tidak dibutuhkan oleh negara. Kemudian, Truk yang mengakibatkan banyak kecelakaan lalu lintas, dan kerap kali selalu disalahkan bahkan menjadi musuh rakyat. Selain itu, ada yang beranggapan bahwa Pengemudi truk dapat ‘diperas’.

Truk sebagai Tulang Punggung Logistik dan Perekonomian Indonesia

Padahal, kata Gemilang, faktanya bahwa seluruh makanan yang kita makan adalah berasal dari pada hasil hantaran Truk. Karenanya, angkutan barang dan angkutan orang sama-sama penting dalam transportasi untuk melanjutkan kehidupan manusia. Kebijakan Angkutan barang dan Angkutan orang harus dapat berjalan secara bersama-sama untuk pelayanan masyarakat.

Solusi dari Aptrindo untuk Meningkatkan Logistik Performance Indeks

Aptrindo mengusulkan sejumlah point solusi supaya perekonomian nasional bisa terus tumbuh dan akselerasi layanan logistik nasional:

Advertisement
penghargaan penyedia logistik oleh Detik Logistik
  • Tidak perlu membatasi Truk saja, jika diperlukan untuk pembatasan operasional kendaraan pada hari-hari libur Panjang, maka dapat dilakukan Ganjil Genap keseluruh Kendaraan, Baik angkutan Orang maupun Barang, perjalanan dijamin lancar.
  • Perlu Kebijakan Fiskal Peremajaan Truk melalui Stimulus Fiskal dengan cara Bebaskan PPH dan PPN bagi Peremajaan bagi Truk baru, Membebaskan Biaya Balik nama kendaraan, memindahkan BPKB Truk yang lama ke Truk yang baru, dan Truk Yang Lama di Musnahkan.
  • Mendorong system Pendanaan yang murah dengan Bunga 4 sampai 5 Persen maximum per tahun.
  • Agar rate Asuransi diturunkan, karena Asuransi sangat membebankan Pengusaha Truk, dengan perhitungan nilai Truk nya berdasarkan depresiasi. Dalam hal ini, pembayaran Asuransinya dimohon pertahun, jangan langsung dibebankan 8 tahun. Mendapatkan diskon resmi yang diatur oleh OJK dengan Jangka Waktu Kredit 8 tahun.

Harapan Aptrindo untuk Meningkatkan Logistik Performance Indeks

Gemilang meyakini, dengan adanya kebijakan Pemerintah yang berpihak pada sektor logistik, khususnya untuk permajaan trucking, maka akan terbangunnya system transportasi yang standar, meningkatnya produktivitas truk dan menurunkan biaya logistik. Selain itu, menghilangkan persaingan yang tidak sehat, dan mengurangi Truk tua lamban sehingga arus lalu lintas semakin lancar.

Gemilang mengatakan, program peremajaan Truk juga bisa menurunkan tingkat polusi tinggi di jalan karena dengan fasilitas ini, truk lama dimusnahkan.

Satria Susanto adalah seorang profesional berpengalaman di bidang logistik, saat ini menjabat sebagai Logistics Operations Manager di PT. Wahana Prestasi Logistik. Dengan latar belakang pendidikan Gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Satria telah menunjukkan kemampuannya dalam mengelola dan mengoptimalkan operasi logistik. Sebelum bergabung dengan PT. Wahana Prestasi Logistik pada Agustus 2017, Satria telah menempati posisi serupa sebagai Operations Manager di Lion Parcel selama lebih dari empat tahun. Pengalamannya yang luas selama hampir satu dekade dalam industri logistik telah membentuknya menjadi seorang ahli dalam mengatur, merencanakan, dan mengimplementasikan strategi operasional yang efisien. Keterampilan Satria dalam mengelola operasi logistik tidak hanya terbatas pada pengetahuan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi dan koordinasi yang efektif, sangat penting dalam menjaga kelancaran rantai pasokan. Berbasis di Jakarta, Indonesia, Satria telah berhasil memimpin timnya untuk mencapai berbagai target operasional, membuktikan kemampuannya sebagai seorang pemimpin yang efektif dan inovatif dalam industri logistik.

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Krim Juno

    February 22, 2024 at 3:49 am

    Aptrindo mengusulkan solusi untuk memperlancar lalu lintas saat libur panjang dengan tidak membatasi truk dan melakukan kebijakan ganjil genap untuk semua kendaraan. Mereka juga mengusulkan kebijakan fiskal peremajaan truk, pendanaan yang murah, dan penurunan tarif asuransi. Aptrindo berharap dengan adanya kebijakan pemerintah yang mendukung sektor logistik, akan terjadi peningkatan produktivitas truk dan menurunkan biaya logistik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *