Connect with us

News

Komisi III Mendatangi Kemenhub untuk Menyelidiki ODOL di Jalan Kalsel

Published

on

Komisi III Mendatangi Kemenhub untuk Menyelidiki ODOL di Jalan Kalsel

Teknologi Jembatan Timbang Online (JTO) dan Wight In Motion (WIM) untuk Menekan Angkutan Over Dimension dan Overload (ODOL) di Jalan Kalsel

Pengenalan

Angkutan Over Dimension dan Overload (ODOL) merupakan masalah yang sering terjadi di Jalan Kalsel. Untuk mengatasi masalah ini, Komisi III DPRD Kalsel mengusulkan penggunaan teknologi Jembatan Timbang Online (JTO) dan Wight In Motion (WIM) pada setiap jembatan timbang yang ada.

Apa itu Jembatan Timbang Online (JTO) dan Wight In Motion (WIM)?

Jembatan Timbang Online (JTO) dan Wight In Motion (WIM) adalah perangkat penimbang gerak yang dirancang untuk menangkap dan merekam bobot gandar dan bobot kotor kendaraan saat kendaraan melaju di lokasi pengukuran. Teknologi ini memungkinkan pengukuran atau penimbangan dilakukan secara dinamis, tanpa perlu menghentikan kendaraan di jembatan timbang.

Manfaat Penggunaan JTO dan WIM

Penggunaan JTO dan WIM diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah penindakan Angkutan ODOL di Jalan Kalsel. Dengan pengukuran yang dilakukan secara dinamis, penegakan aturan terkait beban kendaraan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan yang harus berhenti di jembatan timbang.

Implementasi JTO dan WIM di Jalan Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel berharap setiap jembatan timbang yang ada di Jalan Kalsel menerapkan JTO dan WIM. Dengan demikian, pengukuran beban kendaraan dapat dilakukan secara efisien dan akurat. Hal ini akan membantu menekan angkutan ODOL dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.

Contoh Penerapan JTO dan WIM

Salah satu contoh penerapan JTO dan WIM adalah di Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB). Sebelum adanya teknologi ini, pengukuran atau penimbangan dilakukan secara statis melalui jembatan timbang di UPPKB. Namun, dengan adanya JTO dan WIM, pengukuran dapat dilakukan secara dinamis saat kendaraan melaju di lokasi pengukuran, sehingga proses penimbangan menjadi lebih efisien dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Kesimpulan

Penggunaan teknologi Jembatan Timbang Online (JTO) dan Wight In Motion (WIM) di Jalan Kalsel diharapkan dapat membantu menekan angkutan Over Dimension dan Overload (ODOL). Dengan pengukuran yang dilakukan secara dinamis, penegakan aturan terkait beban kendaraan dapat dilakukan dengan lebih efektif. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.

Advertisement
penghargaan penyedia logistik oleh Detik Logistik

Satria Susanto adalah seorang profesional berpengalaman di bidang logistik, saat ini menjabat sebagai Logistics Operations Manager di PT. Wahana Prestasi Logistik. Dengan latar belakang pendidikan Gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Satria telah menunjukkan kemampuannya dalam mengelola dan mengoptimalkan operasi logistik. Sebelum bergabung dengan PT. Wahana Prestasi Logistik pada Agustus 2017, Satria telah menempati posisi serupa sebagai Operations Manager di Lion Parcel selama lebih dari empat tahun. Pengalamannya yang luas selama hampir satu dekade dalam industri logistik telah membentuknya menjadi seorang ahli dalam mengatur, merencanakan, dan mengimplementasikan strategi operasional yang efisien. Keterampilan Satria dalam mengelola operasi logistik tidak hanya terbatas pada pengetahuan teknis, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi dan koordinasi yang efektif, sangat penting dalam menjaga kelancaran rantai pasokan. Berbasis di Jakarta, Indonesia, Satria telah berhasil memimpin timnya untuk mencapai berbagai target operasional, membuktikan kemampuannya sebagai seorang pemimpin yang efektif dan inovatif dalam industri logistik.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *