Logistik
Daur Ulang Sampah, SiCepat Tegaskan Komitmen Jadi Green Corporate

SiCepat Ekspres, perusahaan pengiriman barang, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan perusahaan startup Duitin Indonesia, sebuah platform digital untuk manajemen sampah.
Pemilahan Jenis Sampah
Chief Executive Officer SiCepat Ekspres, The Kim Hai, mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah dilakukan dengan memilah jenis sampah yang dapat didaur ulang, seperti karton, kaca, dan plastik. Setelah pemilahan, sampah akan diangkut dan ditimbang. Pengumpul sampah akan mendapatkan reward berupa uang sesuai dengan berat sampah yang berhasil terkumpul.
Komitmen Green Corporate
Dalam keterangan tertulis, The Kim Hai menyatakan bahwa kolaborasi dengan Duitin untuk pengelolaan sampah merupakan wujud nyata dari komitmen SiCepat sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan. Mereka akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung upaya perusahaan dalam mewujudkan komitmennya terhadap lingkungan.
Manfaat Daur Ulang Sampah
Adijoyo Prakoso, Chief Operating Officer dan Founder Duitin Indonesia, mengapresiasi inisiatif SiCepat dalam peduli lingkungan melalui kerja sama dengan Duitin untuk daur ulang sampah. Dengan menggunakan platform Duitin, sampah yang telah dikumpulkan dan dipilah dapat didaur ulang. Selain itu, laporan mengenai dampak yang dihasilkan dari gerakan daur ulang ini juga dapat dibuat.
Pengalihan Kendaraan Listrik
Pada awal bulan ini, SiCepat juga telah melanjutkan pengalihan kendaraan operasional dari yang konvensional menjadi kendaraan listrik di luar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Perusahaan ini bertarget menjadi perusahaan logistik pertama di Indonesia yang menerapkan prinsip hijau sejak November 2022.
- SiCepat sedang gencar melakukan pengalihan kendaraan operasional dari konvensional menjadi kendaraan listrik.
- Ekspansi penggunaan motor listrik tersebut diiringi dengan penyediaan infrastruktur pendukung di gerai SiCepat di masing-masing wilayah. Infrastruktur ini berupa stasiun penukaran baterai yang bekerja sama dengan PT Energi Selalu Baru, yaitu Sistem Ganti Baterai (SGB).
Dengan adanya inisiatif ini, SiCepat Ekspres berupaya untuk mewujudkan logistik hijau yang ramah lingkungan. Mereka terus berkomitmen dalam mengelola sampah secara berkelanjutan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
rimbun ilahi
February 4, 2024 at 11:28 am
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk memilah jenis sampah yang dapat didaur ulang dan memberikan reward kepada pengumpul sampah. SiCepat juga telah melakukan pengalihan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Mereka berupaya mewujudkan logistik hijau yang ramah lingkungan.
Sarung Tangan Masalah
March 2, 2024 at 7:28 am
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk pemilahan dan daur ulang sampah. SiCepat juga telah melakukan pengalihan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Komitmen perusahaan ini dalam mengelola sampah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan patut diapresiasi.
Kurio Pembunuh
March 15, 2024 at 5:59 pm
SiCepat Ekspres menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk memilah dan mendaur ulang sampah. Selain itu, SiCepat juga melakukan pengalihan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Apakah langkah-langkah ini sudah cukup untuk mewujudkan logistik hijau yang ramah lingkungan?
Master Ember
March 17, 2024 at 7:25 am
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk daur ulang sampah dan telah melakukan pengalihan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Inisiatif ini merupakan langkah menuju logistik hijau yang ramah lingkungan.
Ratu Jahe Alberta
April 17, 2024 at 7:36 am
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk memilah dan mendaur ulang jenis sampah tertentu. Selain itu, SiCepat juga melakukan pengalihan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Inisiatif ini merupakan langkah menuju logistik hijau yang ramah lingkungan.
Koki
April 17, 2024 at 2:43 pm
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk memilah jenis sampah yang dapat didaur ulang dan mengalihkan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari komitmen SiCepat sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan. Apakah langkah-langkah ini sudah cukup untuk mewujudkan logistik hijau yang ramah lingkungan?
pemotong bunuh diri
April 30, 2024 at 6:16 am
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk daur ulang sampah dan telah melakukan pengalihan kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik. Inisiatif ini merupakan langkah menuju logistik hijau yang ramah lingkungan. Apakah perusahaan lain juga memiliki komitmen serupa dalam mengelola sampah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan?
Gabriel Dandelion
May 15, 2024 at 12:04 pm
SiCepat Ekspres menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengelola sampah secara berkelanjutan. Mereka bekerja sama dengan Duitin Indonesia untuk daur ulang sampah. Ini merupakan wujud nyata dari komitmen SiCepat sebagai perusahaan yang peduli dengan lingkungan. SiCepat juga sedang gencar melakukan pengalihan kendaraan operasional dari konvensional menjadi kendaraan listrik. Pertanyaannya, apakah perusahaan lain juga akan mengikuti jejak SiCepat dalam menjaga lingkungan?